TIMES SUKABUMI, JAKARTA – Antibiotik nggak hanya sebatas pil atau kapsul yang diberikan dokter atau dibeli di apotek. Beberapa tanaman herba ternyata memiliki efek serupa dengan obat-obatan antibiotik komersial. Salah satunya bawang putih.
Tanaman herba dengan nama latin Allium sativum itu merupakan umbi-umbian yang digunakan selama ribuan tahun untuk pengobatan. Mengutip dari buku berjudul Antibiotik Alami untuk Mengatasi Aneka Penyakit karya dr Prapti Utami, bawang putih telah digunakan sebagai obat lebih dari 5000 tahun lalu.
Senyawa aktif dalam bawang putih segar yang dihancurkan memiliki sifat sebagai antibakteri. Bawang putih menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri penyebab infeksi di saluran pencernaan (Escherichia coli), antijamur (Candida albicans), antiparasit penyebab infeksi saluran pencernaan dengan manifestasi diare.
Masih mengutip sumber yang sama, berdasarkan penelitian, ekstrak bawang putih mampu meningkatkan sel kekebalan tubuh dan membuat tubuh lebih kuat berkat kandungan antioksidannya.
Bagaimana bawang putih menyembuhkan demam? Panas atau demam bukan suatu penyakit, tetapi suatau gejala suatu penyakit. Jadi, saat bawang putih dikonsumsi akan menimbulkan interaksi antioksidan dalam bawang dengan tubuh seseorang
Kandungan antioksidan dalam bawang dapat merangsang kekebalan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh.
"Umbi bawang putih segar bersifat antibakteri untuk mencegah infeksi di saluran pencernaan akibat Escherichia coli serta bersifat antiparasit untuk mencegah infkesi saluran pencernaan dengan manifestasi diare akibat Entamoeba coli," demikian ditulis dr Prapti Utami dalam Antibiotik Alami untuk Mengatasi Aneka Penyakit yang diterbitkan Agromedia Pustaka pada 2012. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Mengenal Bawang Putih: Tanaman Obat Bersifat Antibiotik
| Pewarta | : Ferry Agusta Satrio |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |